indikator dari daun jati

MAKALAH PEMBUATAN INDIKATOR ALAMI DARI DAUN JATI

KATA PENGANTAR

      Pertama-tama, penyusun mengucapkan puji syukur atas penyertaan Tuhan Yang MahaEsa karena atas kehendakNya penyusun dapat menyelesaikan pembuatan laporan praktikum ini.

       Tujuan pembuatan laporan praktikum ini adalah untuk memenuhi tugas kimia. Selain itu, pembuatan laporan ini juga bertujuan untuk menambah pengetahuan tentang mengukur pH larutan dengan menggunakan beberapa indilator. Laporan ini dibuat berdasarkan berbagai sumber yang didapatkan.

       Dalam pembuatan laporan ini, terdapat beberapa hambatan-hambatan seperti sulitnya mencari data dan informasi yang konkrit. Kesalahan dalam pengamatan juga menjadi salah satu faktor terjadinya kesalahan-kesalahan.

       Penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang telah membantu penulis dalam pembuatan laporan ini. Orang-orang tersebut ialah:

  1. Pak Kadir selaku guru kimia yang telah memberikan bimbingan kepada penyusun.
  2. Orang Tua penyusun yang telah memberikan dorongan kepada penyusun.
  3. Teman-teman kelompok saya.
  4. Orang-orang lainnya yang telah membantu penyusun dalam menyelesaikan laporan ini.

Semoga laporan ini dapat menambah wawasan dan ilmu para pembaca.

Akhir kata, penyusun menyadari bahwa laporan ini tidak terlepas dari kekurangan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan saran dari para pembaca. Semoga laporan ini bermanfaat bagi para pembaca.

Temanggung,13 Desember 2014

DAFTAR ISI

  1. Kata pengantar
  2. Daftar isi

III.      BAB I Pendahuluan

  • Latar belakang
  • Rumusan Masalah
  • Tujuan Praktikum
  • Manfaat Praktikum
  1. BAB II Metode prakikum
  • Alat dan bahan
  • Langkah-langkah
  1. BAB III Tabel Hasil Pengamatan dan Pembahasan
  • Hasil pengamatan
  • Pembahasan
  1. BAB IV Penutup
  • Kesimpulan
  • Saran-saran

VII.      BAB V Daftar pustaka

BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang

        Menurut Arrhenius, Asam adalah suatu senyawa yang jika dilarutkan ke dalam air akan memberikan ion hidrogen (H+ ) dalam suatu larutan, Basa adalah senyawa yang jika dilarutkan ke dalam air akan memberikan ion hidroksida (OH) dalam suatu larutan.

         Menurut Bronsted-Lowry, Asam adalah Spesi yang dapat memberikan proton atau donor proton (H+ ). Basa adalah Spesi yang dapat menerima proton atau akseptor proton (H+ ).

          Menurut Lewis asam adalah spesi yang bertindak sebagai penerima pasangan elektron (Akseptor elektron). Basa adalah spesi yang bertindak sebagai pemberi pasangan elektron (donor elektron).

          Indikator adalah zat yang dapat digunakan untuk menunjukkan sifat suatu zat melalui perubahan warnanya yang khas. Setiap zat atau senyawa mempunyai sifat asam ,basa atau netral. Indikator ini dapat berupa indikator universal atau lakmus biru – lakmus merah yang dibuat di laboratorium, atau juga dapat menggunakan indikator asam-basa dengan bahan dari alam.

         Indikator asam-basa alami menggunakan bahan-bahan dari alam seperti bunga sepatu, bunga hidrangea, kol ungu, kunyit, kembang kertas dan beberapa jenis tumbuhan lainnya. Indikator asam-basa yang baik adalah zat warna yang memberi warna berbeda dalam larutan asam dan larutan basa.

          Pada umumnya bahan yang memiliki warna menyolok memiliki sifat memberikan warna yang berbeda pada suasana basa dan asam.

Dalam hal ini kami melakukan percobaan percobaan pembuatan indikator asam basa yang berbahan pupus daun jati.

Rumusan  Masalah

  1. Bahan alam apakah yang baik diguanakan sebagai indicator ?
  2. Bahan alam apakah yang tidak baik digunakan sebagai indicator ?
  3. Apa manfaat praktikum pengujian beberapa bahan alam sebagai indicator ini ?

Tujuan Praktikum

          Tujuan percobaan ini adalah untuk mengetahui bahan alam (daun) yang dapat digunakan sebagai indicator.

Manfaat Praktikum

            Manfaat praktikum bagi siswa adalah untuk menambah pengetahuan mengenai bahan alami (daun) yang dapat dijadikan sebagai indicator, serta untuk mengetahui daun apa sajakah yang baik dijadikan sebagai indicator dan tidak baik dijadikan sebagai indikator

            Manfaat praktikum ini siswa dapat mengetahui mengenai hasil praktikum yang dilakukan dan dapat digunakan sebagai indikator alternatif jikalau tidak ditemukan indikator yang umum digunakan

BAB II

METODE PRAKTIKUM

Alat dan Bahan

  1. Alat

–      penampung larutan asam

–      penampung larutan basa

–      Saringan

–      Cobek / penghalus

  1. Bahan

–      Larutan basa

–      Larutan  asam

–       kertas

–      Daun jati

–      air

PROSEDUR

  1. Hancurkan daun jati dengan penghancur hingga lembut
  2. Beri sedikit air
  3. Saring dan tampung
  4. Buang ampas
  5. Oleskan ekstrak daun ke kertas
  6. Tunggu hingga kering
  7. Setelah kering celupkan kertas ke dalam larutan asam dan basa
  8. Amati perubahan warna yang terjadi pada kertas

BAB IV

TABEL HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN

Indicator bahan alam Perubahan warna
Tabung reaksi I

pembanding

Tabung Reaksi II

asam cuka

Tabung Reaksi III

Air deterjen

Daun Jati Merah Darah Merah Cerah Ungu kebiruan

Pembahasan :

Daun jati jika dimasukkan ke asam cuka (dalam suasana asam) berubah warna menjadi merah cerah. Sedangkan jika dimasukkan ke air deterjen (dalam suasana basa) berubah warna menjadi agak kebiruan. Jadi, larutan ini bagus digunakan sebagai indicator karena perubahan warnanya jelas dan cukup kontras.

BAB IV

PENUTUP

Kesimpulan

–      Apabila larutan daun muda ditambah dengan larutan yang bersifat basa, maka warnanya akan ungu. Sedangkan apabila larutan bunga yang ditambah dengan larutan asam, maka warnanya akan semakin pudar.

–      Dari pengujian dengan air daun tersebut dapat diketahui bahwa air daun yang dapat digunakan sebagai indikator asam-basa yang baik adalah ekstrak daun ungu, ekstrak bunga anting-anting(orange), ekstrak daun jati (merah darah), ekstrak bunga anggrek (ungu), ekstrak bunga terkini (pink muda), ekstrak bunga kembang septum kecil (merah), dan air kunyit (putih). Karena bunga-bunga tersebut meberikan perbedaan warna yang jelas jika dilarutkan dlam larutan asam dan basa.

Saran- Saran

–      Lakukan percoban dengan benar

–      Perhatikan kebersihan peralatan praktikum agar mendapatkan hasil yang akurat

–      Jangan lupa membawa dan memakai jas praktikum saat melakukan praktikum di laboraturium.

BAB V

DAFTAR PUSTAKA

http://www.scribd.com/doc/68035051/Laporan-Indikator-AsamBasa-Alami

http://rzkwijayanti.blogspot.com/2012/02/praktikum-indikator-asam-basa.html

http://yellashakti.wordpress.com/2010/09/02/membuat-definisi-indikator-dari-hasil-percobaan/

http://www.uny.ac.id/berita/fmipa/indikator-asam-basa-dari-bahan-alami

http://simpangmahar.blogspot.com/2009/02/membuat-indikator-asam-basa-dari-bahan.html

http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20100508192019AALnmVA

Tinggalkan Balasan